Hilal Kemungkinan Tak Terlihat, Negara Arab dan Muslim Bakal Berlebaran pada 31 Maret

Anton Suhartono
Hilal mungkin tak akan terlihat dalam pemantauan di negara-negara Arab, bahkan negara Muslim (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Hilal mungkin tak akan terlihat dalam pemantauan di negara-negara Arab, bahkan negara Muslim, pada Sabtu (29/3/2025). Ini terjadi salah satunya sebagai dampak gerhana matahari.

Pusat Astronomi Internasional yang bermarkas di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), menjelaskan, hilal tidak mungkin terlihat, bahkan menggunakan teknologi pengamatan tercanggih saat ini, yaitu menggunakan kamera CCD. Alat tersebut mampu melihat bulan bahkan di siang bolong.

Jarak bulan dari matahari saat matahari terbenam pada Sabtu berkisar antara 1,5 derajat di wilayah timur negara Arab sampai hampir 3 derajat di wilayah barat. Posisi tersebut tidak memungkinkan untuk melihat bulan, bahkan menggunakan teknologi tersebut. 

Bulan juga tidak akan terlihat menggunakan mata telanjang jika jaraknya dari matahari kurang dari 7,6 derajat atau dengan teleskop pada jarak kurang dari 6 derajat.

Terlebih lagi, Bumi akan menyaksikan gerhana matahari sebagian pada Sabtu siang. Gerhana akan bisa dilihat di beberapa negara Arab bagian barat, seperti Mauritania, Maroko, Aljazair, dan Tunisia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026

Nasional
11 hari lalu

Kemenag Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 pada 17 Februari

Muslim
2 bulan lalu

Hilal Tak Terlihat, LF PBNU Istikmalkan 1 Rajab 1447 H pada 22 Desember 2025

Nasional
4 bulan lalu

Investor Arab Minati Proyek Air di Indonesia, bakal Cek Pembangunan Bendungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal