Lebih lanjut Peskov menegaskan, uji coba sistem rudal Burevestnik Rusia tidak bisa diklasifikasikan sebagai uji coba senjata nuklir. Burevestnik merupakan rudal jelajah bertenaga nuklir sekaligus bisa membawa hulu ledak nuklir.
Saat menjalani uji coba tahap akhir pada Selasa pekan lalu, Burevestnik tidak menggunakan hulu ledak nuklir.
Menurut Peskov, kategori uji coba senjata nuklir melibatkan komponen hulu ledak pemusnah massal tersebut, sedangkan Burevestnik menggunakan teknologi nuklir hanya pada mekanisme propulsinya.
"Jika kita membahas uji coba Burevestnik secara spesifik, maka ini jelas bukan uji coba nuklir dalam pengertian apa pun. Setiap negara berupaya meningkatkan kemampuan pertahanannya, tapi itu berbeda dengan melakukan uji coba nuklir yang sebenarnya," ujarnya.
Peskov melanjutkan, Rusia tidak melakukan uji coba senjata nuklir dan tidak memiliki informasi intelijen yang mengindikasikan aktivitas semacam itu di tempat lain di dunia.