"Kami sudah menyelidikinya. Sejujurnya, ini masalah sederhana. Masalah seperti ini biasa terjadi," ujarnya.
Oleh karena itu Trump tak akan menyalahkan atau menghukum orang yang menyebabkan kehebohan, menuntut permintaan maaf, apalagi sampai melarang penggunaan aplikasi Signal.
Sebelumnya Menhan Hegseth juga membantah dirinya memberikan pesan seputar perang yang akan dilakukan AS di Yaman. Dia juga menuduh Goldberg mengada-ada dan menyebarkan informasi bohong.
Goldberg tak secara rinci menjelaskan isi percakapan dalam grup itu karena akan memiliki konsekuensi hukum, apalagi terkait rahasia militer. Namun dia menegaskan bahwa informasi rahasia masuk dalam percakapan obrolan grup.
“Informasi yang terkandung di dalamnya, jika dibaca oleh musuh Amerika Serikat, mungkin saja bisa digunakan untuk melukai personel militer dan intelijen Amerika,” kata Goldberg, dalam tulisan tersebut.