Hasil KTT Kuala Lumpur, dari Isu Muslim Uighur sampai Transaksi Dagang Pakai Dinar Emas

Anton Suhartono
(Dari kiri) Presiden Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Mahathir Mohamad, dan Presiden Hassan Rouhani saat KTT Kuala Lumpur 2019 (Foto: AFP)

Hal lain, Mahathir mengungkap ada kekhawatiran umat Islam yang tinggal di negara-negara non-muslim dipaksa melakukan asimilasi, namun dia tak menyebut nama negara.

"Kami mendukung integrasi, namun asimilasi sampai membuat peluluhan agama tidak dapat kami diterima," tuturnya.

Lebih lanjut Mahathir mengungkapkan, empat negara berpenduduk mayoritas muslim yakni Malaysia, Iran, Turki, dan Qatar, mempertimbangkan untuk menjalin kerja sama perdagangan dengan sistem pembayaran menggunakan emas dan barter. Tujuan dari sistem pembayaran ini untuk menyiasati sanksi ekonomi di masa mendatang.

Dia memuji Iran dan Qatar karena bisa bertahan menghadapi sanksi ekonomi. Dia menekankan penting bagi dunia Islam untuk mandiri dalam menghadapi ancaman di masa depan.

"Dengan dunia menyaksikan negara-negara membuat keputusan sepihak untuk menjatuhkan hukuman seperti itu, Malaysia dan negara-negara lain harus selalu diingatkan bahwa hal itu dapat terjadi pada kita semua," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Naik Lagi jadi Rp2.954.000 per Gram, Waktunya Jual?

Internasional
20 jam lalu

Nah, Pesawat Mata-Mata AS P8-A Poseidon Terbang Dekat Pantai Iran

Internasional
21 jam lalu

Iran Batalkan Demo Persenjataan Terbaru, Ada Apa?

Nasional
2 hari lalu

Harga Emas Antam 9 Februari Melonjak, Termurah Dijual Rp1.520.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal