Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Aditya Pratama
Harga minyak mentah patokan global, Brent naik sekitar 3 persen menjadi hampir 103 dolar AS per barel setelah AS-Iran saling serang di Selat Hormuz. (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah kembali melonjak pada Jumat (8/5/2026) setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling meluncurkan serangan di jalur perairan penting Selat Hormuz.

Melansir BBC, harga minyak Brent global naik sekitar 3 persen menjadi hampir 103 dolar AS per barel, setelah sebelumnya sempat melandai ke kisaran 100 dolar AS.

AS mengatakan, serangan tersebut dalam rangka membela diri sebagai tanggapan terhadap serangan Iran yang tidak beralasan saat kapal-kapal AS menuju keluar dari Teluk melalui selat tersebut. 

Sementara itu, Iran mengatakan AS telah melanggar gencatan senjata yang disepakati pada bulan April, menurut media pemerintah.

Terlepas dari serangan tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa gencatan senjata AS-Iran masih berlaku. Begitu juga media pemerintah Iran melaporkan bahwa situasi saat ini sudah kembali normal.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Photo
3 hari lalu

Harga Minyak Goreng Kemasan Premium Merangkak Naik

Internasional
4 hari lalu

Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Uni Emirat Arab, Salahkan AS

Nasional
6 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal