Namun, menurut Rubio, Iran tidak menunjukkan itikad serius untuk mencapai kesepakatan. Dia mengatakan, Teheran telah menyepakati sejumlah komitmen dalam nota kesepahaman yang dicapai bulan lalu, tetapi melanggarnya hanya dalam waktu dua pekan.
Rubio juga memastikan militer AS akan terus menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
"Kami akan terus melindungi jalur pelayaran, dan kami berharap negara-negara lain ikut bergabung dalam upaya tersebut. Presiden memiliki banyak pilihan apabila mereka terus tidak bersikap kooperatif," tuturnya.
Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengumumkan embargo terhadap kapal-kapal yang mengangkut atau memuat barang di pelabuhan Arab Saudi.
Embargo tersebut berpotensi mengganggu ekspor minyak Arab Saudi yang dialihkan ke Laut Merah sebagai kompensasi atas terganggunya pasokan melalui Selat Hormuz.