Hamas Pelajari Proposal Gencatan Senjata 60 Hari Trump, Bakal Terwujud?

Anton Suhartono
Hamas sedang mempelajari proposal gencatan senjata baru di Gaza (Foto: Anadolu)

"Kami akan melakukan kepada terhadap Gaza serta kamp-kamp seperti yang kami lakukan di Rafah. Semuanya akan berubah menjadi debu," kata pejabat itu. 

"Ini bukan pilihan yang kami sukai, tapi jika tidak ada gerakan menuju kesepakatan penyanderaan, kami tidak akan punya pilihan lain," ujarnya, lagi.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengatakan, setiap kesempatan untuk membebaskan sandera di Gaza tidak boleh dilewatkan. Dia mengklaim banyak dukungan, baik di kabinet maupun masyarakat luas, untuk proposal yang didukung AS tersebut.

Namun, usulan tersebut belum didukung secara terbuka oleh dua menteri radikal sayap kanan, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

5 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

7 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

9 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal