Hamas Kirim Pesan Video ke Keluarga Sandera Israel, Sebut Netanyahu Pilih Perang

Anton Suhartono
Brigade Izzuddin Al Qassam mengirim pesan melalui video kepada keluarga dari para sandera Israel yang tewas di Gaza (Foto: AP)

"Mereka telah menjadi bagian dari sejarah," bunyi pesan video.

Surat kabar Israel Haaretz, mengutip sumber Israel, mengatakan tiga dari enam sandera yang tewas di Gaza seharusnya dibebaskan pada tahap pertama kesepakatan gencatan senjata. Namun pembicaraan gencatan senjata gagal menghasilkan keputusan apa pun.

Israel memperkirakan lebih dari 100 sandera masih ditahan di Gaza, namun beberapa di antaranya diyakini telah tewas.

Anggota Al Qassam melanjutkan, Netanyahu menciptakan lebih banyak Ron Arad, tentara Israel yang hilang di Gaza. Dia merupakan perwira sistem persenjataan Angkatan Udara Israel. 

Media Israel melaporkan kelompok perlawanan Lebanon menangkapnya kemudian menyerahkannya ke Hizbullah selama konflik kedua pihak pada 1985-2000.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah pada 2006 menegaskan tak mengetahui nasib Arad. Menurut Nasrallah Arad mungkin telah mati atau hilang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal