Gugatan Pilpres AS Ditolak, Desakan agar Donald Trump Akui Kekalahan Menguat

Anton Suhartono
Donald Trump didesak akui kekalahan dalam pilpres AS 2020 (Foto: AFP)

Namun Trump tak akan menyerah, dia punya waktu sampai Senin (23/12/2020) sebelum Pennsylvania mensertifikasi penghitungan suara yang memenangkan Joe Biden.

Pengacara Trump terpecah, sebagian berjanji akan mengajukan banding dalam waktu cepat, namun yang lainnya menentang dengan alasan mereka sudah kehabisan waktu.

Perpecahan juga terjadi di internal Republik. Beberapa anggota Kongres Partai Republik mulai menyarankan Trump untuk menyerah.

Senator Pat Toomey mengatakan, putusan itu menutup peluang menghadirkan kemenangan di Pennsylvania dan meminta Trump untuk mengakui hasil pilpres.

Liz Cheney, anggota tim kepemimpinan Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), lebih dulu meminta Trump untuk menghormati hasil pilpres jika pengadilan sudah memutus tak ada kecurangan.

Hasil akhir menunjukkan Biden unggul atas Trump dengan selisih 6 juta suara. Dia mendapatkan 306 suara elektoral, sedangkan Trump 232.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
37 menit lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Breaking News: Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina 3 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal