Greenland Pilih Gabung dengan Denmark, Trump Murka

Anton Suhartono
Donald Trump memperingatkan PM Greenland Nielsen akan menghadapi masalah besar terkait pernyataannya (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Kabar bahwa Greenland lebih memilih tetap bergabung dengan Denmark ketimbang menjadi bagian Amerika Serikat (AS) sampai di telinga Presiden Donald Trump. Dia pun marah besar.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen di Kopenhagen, Selasa (13/1/2026),  Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan wilayahnya memilih tetap bergabung dengan Denmark ketimbang menjadi bagian AS. Ini merupakan salah satu pernyataan paling tegas Nielsen mengenai masa depan status wilayahnya.

Trump memperingatkan Nielsen akan menghadapi masalah besar terkait pernyataannya tersebut. 

"Yah, itu masalah mereka. Itu masalah mereka. Saya tidak setuju dengannya. Saya tidak tahu siapa dia, tidak tahu apa pun tentang dia, tapi itu akan menjadi masalah besar baginya," kata Trump, dikutip dari Sputnik, Rabu (14/1/2026).

Trump berulang kali menegaskan Greenland harus menjadi bagian dari AS, dengan alasan keamanan nasional, pertahanan, serta dunia bebas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal