Geram, Trump Ancam Facebook, Google dan Twitter untuk Berhati-Hati

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump mengancam perusahaan raksasa yakni Google, Facebook, dan Twitter. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam perusahaan raksasa yakni Google, Facebook, dan Twitter, terkait kabar bias yang beredar di media sosial soal dirinya dan pendukungnya.

Dia memperingatkan tiga perusahaan itu untuk berhati-hati.

"Google dan Twitter dan Facebook, mereka benar-benar melangkah di wilayah yang sangat, sangat rawan dan mereka harus berhati-hati," kata Trump, seperti dilaporkan AFP, Rabu (29/8/2018).

Komentar itu muncul setelah Trump mengklaim hasil pencarian internet yang dicurangi. Trump menuduh hasil pencarian berita dicurangi untuk mendukung 'media sayap kiri'.

"Saya pikir Google benar-benar memanfaatkan banyak orang dan saya pikir itu merupakan hal yang sangat serius dan tuduhan yang sangat serius," kata Trump.

Dia juga menyerang Facebook dan Twitter, yang dianggap menekan suara-suara konservatif.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Google–LALIGA Berhasil Tekan Pembajakan Secara Besar-besaran

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal