Gencatan Senjata Usai, RS di Gaza Langsung Kewalahan Tangani Korban Serangan Israel

Ahmad Islamy Jamil
Seorang anak laki-laki Palestina yang terluka akibat serangan Israel mendapat bantuan medis di Rumah Sakit Abu Yousef al-Najjar di Rafah, selatan Jalur Gaza, 1 Desember 2023. (Foto: Reuters)

“Mereka tidak boleh kehilangan rumah sakit atau tempat tidur rumah sakit lagi. Kami sangat prihatin dengan kembalinya kekerasan,” ujarnya.

Pesawat-pesawat tempur zionis kembali menggempur Gaza, menyusul berakhirnya gencatan senjata antara Israel dan Hamas, Jumat (1/12/2023). Puluhan warga Palestina pun dilaporkan berguguran akibat serangan tersebut. 

Militer zionis mengumumkan melanjutkan kembali “operasi tempur” mereka, hari ini, sembari menuduh Hamas melanggar gencatan senjata terlebih dulu dengan menembakkan roket ke Israel.

Di lain pihak, Hamas mengatakan, justru Israel-lah yang bertanggung jawab atas berakhirnya gencatan senjata tersebut. Menurut kelompok pejuang Palestina itu, Israel menolak semua tawaran untuk membebaskan lebih banyak tawanan yang ditahan Hamas di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal