Gencatan Senjata, Pejuang Hamas Muncul ke Permukaan Perangi Geng Perampok Bantuan

Anton Suhartono
Pejuang Hamas dengan seragam lengkap termasuk penutup wajah muncul ke publik setelah gencatan senjata dengan Israel berlaku (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Para pejuang Hamas dengan seragam lengkap muncul ke publik setelah gencatan senjata dengan Israel berlaku pada Jumat pekan lalu. Unjuk kekuatan para pejuang tersebut tentunya bukan untuk menghadapi pasukan Israel, melainkan memulihkan ketertiban dan keamanan.

Kemunculan para pejuang dengan seragam khas yang menutup wajah, bukan hal langka lagi beberapa hari terakhir. Mereka kini memiliki musuh baru, yakni kelompok atau geng bersenjata yang membuat onar, mengganggu ketertiban dengan merampok bantuan kemanusiaan.

Unjuk kekuatan tersebut disambut baik warga Gaza, apalagi mereka yakin betul bahwa kelompok-kelompok bersenjata itu beranggotakan orang-orang lokal yang dibayar oleh Israel. Agen-agen Zionis tak menghendaki ketertiban di Gaza sehingga mereka berupaya mengganggu stabilitas.

Kelompok bersenjata itu sudah merampok batuan kemanusiaan pada gencatan senjata sebelumnya.

Di sisi lain kehadiran kelompok bersenjata itu bisa mengganggu proses gencatan senjata yang berlangsung di Gaza. Berdasarkan proposal damai yang diajukan Presiden AS Donald Trump, Hamas harus menyerahkan senjata. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Dilaporkan Setujui MoU Perdamaian Sementara, Tinggal Diteken Trump

57 tahun lalu

Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!

57 tahun lalu

Murka! Kelompok Hizbullah Bombardir Israel, Serang Tenda Tentara hingga Iron Dome

57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Oman: Mereka Paham Itu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal