Gencatan Senjata Gaza di Ujung Tanduk gegara Israel Tunda Bebaskan 620 Tahanan Palestina

Anton Suhartono
Nasib kelanjutan gencatan senjata di Gaza berada di ujung tanduk setelah Israel menunda pembebasan 620 tahanan Palestina pada Sabtu lalu (Foto: AP)

Anggota keluarga tahanan lainnya juga mengungkapkan perasaan yang sama.

“Kami menunggu sepanjang malam dan itu sia-sia. Kami sangat gembira akan bertemu dengan kakak-kakak saya, tetapi itulah takdir kami… Apa yang bisa kami perbuat? Kami akan pergi dan menunggu Allah mewujudkannya,” kata Umm Laith Abu Alia, adik perempuan dari tahanan Jabr dan Atef Abu Alia dari Ramallah. 

Iyad Rabaya, anggota keluarga tahanan lainnya, Imad Rabaya, menyebut pengumuman Netanyahu itu sebagai pengalaman sangat menyakitkan.

“Kita harus tetap bersabar dan ya, warga kami akan bebas. Saat itu akan tiba. Jika tidak hari ini, itu akan terjadi besok. Apa yang dilakukan orang Israel menunjukkan bahwa mereka tidak tahu apa-apa. Mereka tidak mengenal kami," ujarnya.

AS Dukung Israel Tunda Bebaskan Sandera

Gedung Putih menegaskan dukungannya atas keutusan Israel untuk menunda pembebasan 620 tahanan Palestina. Mereka menuduh Hamas memperlakukan para sandera dengan biada.

“(Menunda pembebasan tahanan adalah) Respons yang tepat”, kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Brian Hughes.

Presiden Donald Trump, lanjut dia, siap mendukung apa pun keputusan Israel yang dipilih terkait Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal