Gencatan Senjata Dimediasi AS Gagal, Azerbaijan dan Armenia Saling Tuduh Memulai Serangan

Anton Suhartono
Pasukan Armenia menembakkan artileri ke wilayah Azerbaijan beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata pada Minggu (25/10) (Foto: AFP)

Dua gencatan senjata sebelumnya yang difasilitasi Rusia tak cukup meredam ketegangan kedua negara pecahan bagian Uni Soviet itu. Sehari setelah gencatan senjata pertama pada 12 Oktober lalu, dua kubu kembali saling serang.

Situasi serupa juga terjadi pasca-gencatan sejata pada 20 Oktober. Serangan rudal dan artileri kembali dilesakkan kedua pihak, bahkan menyasar permukiman sipil.

Gagalnya tiga gencatan senjata yang dimediasi dua negara adidaya ini menimbulkan kekhawatiran meluasnya konflik, melibatkan dua kekuatan besar yakni Turki dan Rusia. Turki menegaskan dukungannya terhadap Azerbaijan.

Selain itu konflik ini menyebabkan jatuhnya banyak korban, termasuk warga sipil. Presiden Rusia Vladimir Putin menduga konflik yang sudah berlangsung sebulan lebih ini telah menewaskan setidaknya 5.000 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

57 tahun lalu

Momen 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Tiba di Turki usai Bebas dari Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal