Gempar, Perempuan Ini Bunuh 11 Suaminya

Anton Suhartono
Kulthum Akbari tega membunuh 11 suaminya dalam kasus pembunuhan berantai menggemparkan Iran (Foto: Istimewa)

DUBAI, iNews.id - Seorang perempuan di Iran tega membunuh 11 suaminya dalam kasus pembunuhan berantai yang menggemparkan negara itu. Perempuan bernama Kulthum Akbari itu dihadirkan ke pengadilan pekan ini.

Akbari didakwa mendalangi sekaligus melakukan pembunuhan 11 suami dalam kurun 22 tahun, demikian laporan Iran Wire, dikutip Sabtu (9/8/2025). Kasus ini merupakan salah satu pembunuhan berantai paling sadis sepanjang sejarah Iran.

Dia menghadapi 11 dakwaan pembunuhan berencana dan satu percobaan pembunuhan.

Jaksa penuntut mengatakan, perempuan yang dijuluki oleh media Iran sebagai "black widow" atau "laba-laba beracun" itu membunuh 11 suami dengan motif untuk merampas uang dan harta benda mereka.

Pembunuhan dimulai pada 2000, menargetkan para korban yang sudah lanjut usia (lansia). Akbari sengaja menikahi laki-laki lansia dengan harapan bisa menguasai harta mereka dengan cara meracuninya. 

"Terdakwa terampil dalam menutupi jejaknya," kata jaksa penuntut, kepada pengadilan, seperti dikutip dari Gulf News. 

Akbari tampaknya sangat terampil dalam mengolah bahan-bahan. Meski diracun, sebagian besar korban terkesan meninggal karena sebab alami yakni usia dan penyakit kronis, sehingga kejahatannya tak terendus sekain lama.

Jaksa mengatakan Akbari merencanakan setiap pembunuhan dengan cermat, memantau kesehatan korban, dan memilih saat yang tepat untuk bertindak agar aksinya tidak terendus. Ini menjadi alasan dirinya bisa terus beraksi tanpa menimbulkan kecurigaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Tegang! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Internasional
2 jam lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Internasional
8 jam lalu

Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Internasional
14 jam lalu

AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini

Internasional
18 jam lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal