Di wilayah terdampak gempa Suriah barat laut, upaya penyelamatan terhambat oleh kurangnya peralatan serta suhu beku. Tim penyelamat mengais reruntuhan puing bangunan menggunakan alat darurat dan tangan kosong.
“Ada banyak upaya yang dilakukan tim kami, tapi mereka tidak bisa merespons malapetaka dan banyaknya bangunan runtuh,” kata Al Saleh.
Tim Tanggap Darurat Suriah, organisasi non-pemerintah yang beroperasi di kantong dikuasai pemberontak, mengatakan badai salju menutup jalan di kamp darurat yang menampung puluhan ribu warga Suriah.
"Kami mengalami banyak kesulitan untuk mendapatkan alat berat karena banyak lokasi yang terdampak," kata Salamah Ibrahim, petugas SAR di Kota Sarmada.
Daerah kantong yang dikuasai pemberontak di barat laut Suriah adalah tempat berlindung bagi sekitar 4 juta orang. Mereka adalah korban konflik atau perang saudara selama 1 dekade terakhir.