Gempa Afghanistan Renggut 1.000 Nyawa, Negara-Negara Tunggu Izin Taliban Kirim Tim SAR

Anton Suhartono
Gempa di Afghanistan menewaskan setidaknya 1.000 orang (Foto: Twitter)

WASHINGTON, iNews.id - Gempa bumi bermagnitudo 6,1 di Afghanistan pada Rabu (22/6/2022) telah merenggut setidaknya 1.000 nyawa. Beberapa negara menawarkan bantuan untuk pemerintahan yang dikuasai Taliban.

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan mengatakan Presiden Joe Biden meminta USAID serta entitas pemerintah federal lainnya untuk menilai kondisi untuk pengiriman bantuan.

"Kami berkomitmen melanjutkan dukungan bagi rakyat Afghanistan, saat kami berdiri bersama mereka selama dan setelah tragedi mengerikan ini," kata Sullivan, melalui pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih, dikutip dari Reuters, Kamis (23/6/2022).

Jepang juga segera mengirim bantuan ke Afghanistan. Wakil Sekretaris Kabinet Seiji Kihara mengatakan pemerintah sedang mengoordinasikan langkah-langkah untuk memberikan dukungan yang diperlukan sesegera mungkin, termasuk mempelajar kondisi guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan para korban.

Sementara itu PBB berkoordinasi dengan Turki untuk mengirim tim ke Afghanistan yang akan membantu otoritas setempat menyelamatkan dan mengevakuasi korban dari reruntuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

2 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

3 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

9 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal