Gedung Putih Sentil Netanyahu karena Sebut Demonstran Pro-Palestina Bodoh

Anton Suhartono
Gedung Putih mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut demonstran pro-Palestina bodoh yang dimanfaatkan Iran (Foto: EPA-EFE)

"Sebagian besar demonstrasi di Amerika Serikat berlangsung damai. Sebagian besar bersifat organik, dilakukan orang-orang yang memiliki kekhawatiran nyata dan itulah demokrasi," ujarnya, menjelaskan.

Netanyahu memanfaatkan kesempatan pidatonya di Kongres AS untuk meminta dukungan bagi perang di Jalur Gaza. 

Beberapa politisi senior AS, terutama dari Partai Demokrat dan independen, mempertanyakan mengapa seorang pembunuh diberi kesempatan bicara di forum terhormat. Pidato itu tak dihadiri lebih dari 90 anggota DPR dan Senat dari Demokrat.

Keputusan mereka membuktikan perpecahan di internal partai penguasa pemerintah terkait dukungan berkelanjutan bagi Israel. Warga AS, termasuk kelompok-kelompok Yahudi, menunjukkan simpati yang semakin besar kepada warga Palestina dengan berdemonstrasi memprotes keputusan Kongres memberi panggung bagi Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan, Netanyahu Sebut Hizbullah Masih Mengancam

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal