Gedung Putih: Sejumlah Tentara AS Terluka Setelah Diserang Militer Rusia di Suriah

Ahmad Islamy Jamil
Tentara AS di Suriah. (Foto: AFP)

“Tindakan tidak aman dan tidak profesional seperti (Rusia) ini merupakan pelanggaran protokol dekonflik, yang telah disepakati Amerika Serikat dan Rusia pada Desember 2019,” kata Ullyot.

“Koalisi dan Amerika Serikat tidak mencari eskalasi dengan kekuatan militer nasional mana pun, tetapi pasukan AS selalu mempertahankan hak dan kewajiban yang melekat untuk membela diri dari tindakan permusuhan,” ujarnya.

Pasukan AS dan Rusia sering berinteraksi di Suriah, namun bentrokan yang melibatkan keduanya boleh dibilang jarang terjadi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

15 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal