Gawat! Perdana Menteri Lebanon Peringatkan Kemungkinan Perang Baru Lawan Israel

Anton Suhartono
Perdana Menteri Lebanon Nawaz Salam memperingatkan perang baru melawan Israel (Foto: AP)

Israel melancarkan serangan artileri skala besar di Kota Yahmar Al Shaqif di Lebanon Selatan. Isarel mengklaim wilayahnya di Kota Metula diserang terlebih dulu menggunakan roket.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan Angkatan Udara Israel mencegat tiga roket yang ditembakkan dari Lebanon.

Israel dan kelompok Hibzullah Lebanon pada November 2024 menyepakati gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS), setelah perang yang berlangsung hampir 14 bulan. Berdasarkan kesepakatan itu, pasukan pemerintah Lebanon akan ditempatkan di wilayah selatan dalam waktu 60 hari, sementara para pejuang Hizbullah ditarik mundur ke utara Sungai Litani. 

Sementara itu, Israel akan menarik penuh pasukannya dari Lebanon. Namun, Israel melanggar perjanjian tersebut dengan mempertahankan posisi militer di lima wilayah Lebanon selatan. Bukan hanya itu Israel  berulang kali melanggar wilayah udara Lebanon dan melancarkan serangan ke wiayah timur dengan alasan keamanan nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal