Gawat, Menhan Israel Sebut Negaranya Bisa Serang Iran

Anton Suhartono
Benny Gantz sebut Israel mungkin serang Iran terkait program nuklir (Foto: Reuters)

Menurut Gantz, kesepakatan nuklir itu merupakan perjanjian buruk yang hanya menunda sementara ambisi Iran membuat senjata nuklir. Di sisi lain, lanjut dia, jika JCPOA kembali berjalan, sanksi terhadap Iran akan dicabut. Dampaknya Iran akan mampu mengembangkan ekonomi dan melegitimasi kembali program nuklir di kemudian hari.

Gantz juga skeptis apakah Presiden Joe Biden akan membawa kembali AS ke kesepakatan yang juga diteken lima negara, yakni Rusia, China, Prancis, Jerman, dan Inggris itu.

“Saat ini saya tidak melihat indikasi besar tentang itu,” katanya, meski ada kemungkinan ke arah tersebut.

Lebih lanjut Gantz yakin militernya punya kemampuan untuk menyerang reaktor nuklir Iran. Mantan perdana menteri Ehud Barak pernah mengatakan Israel tak punya kemampuan itu.

Dalam tulisan di majalah Time yang terbit Senin lalu, Barak menyebut Israel memang berhasil menghancurkan penelitian nuklir Irak dan Suriah pada 1981 dan 2007, namun tidak dengan Iran.

“Baik Israel maupun AS bisa beroperasi di atas langit Iran menargetkan lokasi atau instalasi ini dan itu lalu menghancurkannya. Tapi begitu Iran menjadi negara ambang nuklir secara de facto, serangan semacam ini tidak bisa menunda Iran untuk beralih ke nuklir. Memang, dalam kondisi tertentu itu mungkin mempercepat mereka untuk merakit bom serta dijadikan legitimasi atas dasar mempertahankan diri,” kata Barak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal