Dia menambahkan latihan dilakukan di Teluk Persia dan Selat Hormuz seraya menyebut pulau-pulau di kedua jalur perairan tersebut sebagai benteng yang tak tertembus.
Pertahanan pulau-pulau dan seluruh Teluk Persia serta Selat Hormuz merupakan tanggung jawab Angkatan Laut IRGC. Latihan tersebut merupakan program rutin tahunan AL IRGC yang mempraktikkan manuver taktis serta keunggulan peralatan yang digunakan.
IRGC menggunakan peralatan tempur yang beberapa di antaranya diumumkan diumumkan resmi.
Dia menambahkan unit respons cepat AL IRGC berlatih secara rutin untuk melakukan intervensi, inspeksi, atau penyitaan kapal-kapal tanpa izin yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Persia.
IRGC pada Senin kemarin menyatakan, latihan militer bertajuk “Pengendalian Cerdas Selat Hormuz” dilakukan di bawah pengawasan langsung lapangan Panglima IRGC Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.