Gara-Gara Kasus Carlos Ghosn, Presiden Prancis Telepon PM Jepang Ungkapkan Kekecewaan

Anton Suhartono
Emmanuel Macron (Foto: AFP)

"Saya mengatakan kepada Abe beberapa kali bahwa kondisi penahanan dan pemeriksaan Carlos Ghosn sepertinya tidak memuaskan bagi saya," kata Macron, dikutip dari Reuters, Kamis (16/1/2020).

Macron juga menegaskan keputusannya untuk selalu membela kepentingan Prancis.

Baca Juga: Menteri Kehakiman Jepang Minta Mantan Bos Nissan Ghosn Buktikan Diri Tak Bersalah di Pengadilan

Prancis merupakan pemegang saham terbesar di Renault, perusahaan otomotif yang juga beraliansi dengan Nissan.

Ghosn mengungkap, pejabat Jepang dan Nissan syok dengan keputusan pemerintah Prancis pada 2015 untuk meningkatkan kepemilikan saham pemerintah di Renault serta menggandakan hak pilihnya.

"Ini menyisakan kepahitan besar," kata Ghosn, saat konferensi pers di Beirut.

Seorang sumber mengatakan, langkah itu membuat Jepang serta aliansi Renault-Nissan khawatir bahwa perusahaan akan jatuh di bawah kendali Pemerintah Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jennifer Coppen dan Justin Hubner Gercep Bulan Madu ke Jepang, Kamari Tak Diajak?

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal