Foto Penganiayaan Pria Kulit Hitam oleh Polisi Prancis Bikin Macron Sangat Syok

Arif Budiwinarto
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (foto: AFP)

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, mengatakan kepada televisi France 2, Kamis (26/11/2020) kemarin, bahwa para petugas akan diberi sanksi jika dugaan kekerasan rasial tersebut terbukti.

Insiden itu terjadi di tengah kontroversi rancangan undang-undang yang membatasi kerja jurnalis untuk menampilkan gambar petugas polisi Prancis saat bertugas. Rancangan UU tersebut menuai penolakan dari kelompok pendukung kebebasa berekspresi.

Menanggapi keberatan tersebut, kantor Perdana Menteri mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan membentuk komisi independen yang bertugas mengusulkan versi baru dari undang-undang tersebut.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
16 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
17 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal