"Gus bukan hanya temuan yang luar biasa, tetapi juga spesimen yang digali, didokumentasikan, dipersiapkan, dan dirawat dengan standar yang sangat baik," kata Wakil Ketua Sotheby's Cassandra Hatton dikutip, Kamis (16/7/2026).
Dalam beberapa tahun terakhir, fosil dinosaurus menjadi salah satu segmen koleksi yang pertumbuhannya paling pesat. Kalangan kolektor kaya memburunya sebagai aset langka yang dinilai mampu mempertahankan nilai dalam jangka panjang, sementara rumah lelang memperluas kategori penjualannya di luar karya seni.
Sebelumnya, fosil T-Rex bernama "Stan" juga mencatatkan penjualan fantastis setelah terjual di rumah lelang Christie's pada 2020 dengan harga 31,8 juta dolar AS.
Meski keberhasilan penjualan Gus diperkirakan akan mendorong semakin banyak fosil dinosaurus masuk ke pasar lelang, para ahli paleontologi mengingatkan bahwa industri tersebut masih memiliki keterbatasan dalam sistem pengamanan untuk memastikan keaslian dan proses verifikasi setiap spesimen.