Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

Maria Christina Malau
Pemerintah Filipina mengecam keras China setelah media pemerintah China Daily mengunggah video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan rakyatnya sebagai monyet. (Tangkapan layar video Facebook)

"Perselisihan mengenai isu hukum dan politik tidak membenarkan penggunaan gambar yang mengganggu, yang tidak memiliki tempat dalam ruang publik yang beradab dari sebuah negara yang bertanggung jawab," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Filipina.

Kementerian itu menilai video tersebut hanya akan memperlebar ketidakpercayaan antara Filipina dan China. Pihaknya juga mendesak China Daily segera menghapus unggahan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, video itu masih dapat diakses melalui akun Facebook China Daily.

Dilansir dari BBC, kontroversi tersebut mencuat ketika Filipina memperingati satu dekade putusan Mahkamah Arbitrase Permanen di Den Haag yang memenangkan gugatan Manila terhadap klaim sepihak Beijing di Laut China Selatan. Dalam putusan yang diterbitkan pada 2016, tribunal menyatakan klaim China atas sebagian besar wilayah Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum berdasarkan hukum internasional. Namun, Beijing menolak putusan tersebut dengan alasan tribunal tidak memiliki yurisdiksi.

Ketegangan antara Beijing dan Manila dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat akibat tumpang tindih klaim wilayah, terutama di Kepulauan Spratly dan Karang Scarborough. Kedua kawasan itu berjarak sekitar 160 kilometer (km) dari Filipina dan sekitar 800 km dari daratan China.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
15 hari lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

17 hari lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

20 hari lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

1 bulan lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal