"Sekali lagi, saya tegaskan: kami tidak yakin saat ini ada orang terlibat dalam insiden ini dengan cara apa pun. Kami ingin bicara dengan mereka sebagai saksi dan ingin tahu apa yang mereka lihat," ujarnya.
Shamsuddin Jabbar merupakan warga AS asal Texas dan seorang veteran tentara AS. Agen FBI menemukan bendera ISIS di mobil yang digunakan untuk menabrak kerumuman orang di Bourbon Street pada Rabu dini hari. Setelah mobil berhenti, dia sempat melepaskan tembakan.
Shamsuddin Jabbar tewas ditembak polisi di lokasi kejadian.
Media AS melaporkan, Shamsuddin Jabbar juga sempat bekerja untuk firma konsultan Deloitte sejak 2021.