Fasilitas Minyak Diserang, Saudi Sebut Senjata yang Digunakan Buatan Iran

Anton Suhartono
Gambar satelit Planet Labs menunjukkan fasilitas minyak Aramco Arab Saudi yang diserang (Foto: AFP)

Lebih lanjut kementerian mengungkapkan, serangan itu merupakan buntut dari tindakan permusuhan serupa terhadap dua stasiun pompa minyak Saudi yang diserang 14 Mei 2019. Saat itu pemberontak Houthi merupakan pelakunya.

Presiden Iran Sebut Houthi Berhak Bela Diri

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa serangan terhadap dua fasilitas minyak Aramco merupakan perbuatan orang Yaman.

"Orang-orang Yaman memanfaatkan hak membela diri mereka yang sah, serangan itu merupakan balasan terhadap agresi melawan Yaman selama beberapa tahun," kata Rouhani.

Pemberontak Houthi merupakan kelompok yang bertanggung jawab atas penggulingan pemerintahan sipil Yaman yang sah pada 2015. Dengan bantuan Iran, kelompok Syiah itu memegang kendali Ibu Kota Sanaa.

Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan fasilitas minyak Saudi dan berjanji akan melakukan serbuan lebih besar jika pasukan koalisi yang dipimpin Saudi tak menghentikan serangan serta mencabut blokade.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Pariwisata Terdampak Perang Timur Tengah, Kemenpar Lakukan Ini!

Internasional
12 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Haji dan Umrah
13 jam lalu

Khutbah Arafah Disiarkan Langsung dari Saudi ke Seluruh Dunia, Diterjemahkan ke 35 Bahasa

Internasional
13 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal