Fakta-Fakta Ledakan Massal Pager di Lebanon, Ada Keterlibatan Taiwan?

Ahmad Islamy Jamil
Petugas tanggap darurat membawa korban luka akibat ledakan pager di Kota Sidon, Lebanon, Selasa (17/9/2024). (Foto: AP)

Penyebab pager meledak

Hizbullah mengatakan pihaknya sedang melakukan investigasi keamanan dan ilmiah terhadap penyebab ledakan tersebut. Kelompok yang didukung Iran itu mengatakan, Israel akan menerima "hukuman yang setimpal" atas kejahatan ini.

Sumber-sumber diplomatik dan keamanan berspekulasi bahwa ledakan itu mungkin disebabkan oleh ledakan baterai perangkat tersebut, mungkin karena terlalu panas. Namun, pihak lain mengatakan bahwa Israel mungkin telah menyusup ke rantai pasokan pager Hizbullah. 

The New York Times melaporkan bahwa Israel menanam bahan peledak dalam sejumlah pager baru sebelum diimpor ke Lebanon. Informasi itu diperoleh dengan mengutip pejabat Amerika dan pejabat lainnya yang diberi pengarahan tentang operasi tersebut.

Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) yang kemudian menjadi whistleblower (pengungkap rahasia), Edward Snowden, menilai tragedi itu mungkin disebabkan oleh bahan peledak yang tertanam dalam perangkat tersebut. 

"Seiring masuknya informasi tentang ledakan beeper di Lebanon, tampaknya sekarang kemungkinan besar itu adalah bahan peledak yang ditanamkan, bukan peretasan. Mengapa? Terlalu banyak cedera serius yang terjadi secara terus-menerus," ungkap Snowden melalui platform media sosial X. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

5 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

6 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

8 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal