Erdogan Tak Akan Biarkan Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump Terwujud

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

"Kami tidak mengakui rencana ini, yang berarti mencaplok tanah Palestina, menghancurkan Palestina, dan merebut Yerusalem sepenuhnya. Kami tidak pernah menerima rencana ini, yang menerima solusi dua negara di permukaan, tapi di sisi lain melegitimasi pendudukan Israel di bawah mandat pemerintahan AS," katanya, seperti dikutip Anadolu.

Erdogan sebelumnya menegaskan Yerusalem merupakan tempat suci bagi umat Islam yang tak bisa diserahkan ke Israel.

"Yerusalem merupakan tempat suci bagi umat Islam. Rencana untuk memberikan Yerusalem kepada Israel sama sekali tidak dapat diterima," kata dia.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas jelas menolak rencana Trump tersebut dan menyebutnya sebagai konspirasi.

"Saya katakan kepada Trump dan Netanyahu (PM Israel), Yerusalem tidak untuk dijual, semua hak kami tidak untuk dijual dan tidak untuk tawar-menawar," kata Abbas.

Pejabat Hamas, selaku faksi utama di Gaza, menyebut usulan itu tidak masuk akal. Disebutkan, Trump berusaha menghancurkan proyek nasional Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal