Erdogan Sebut Turki Akan Cegah Upaya NATO Lanjutkan Kerja Sama dengan Israel

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan menegaskan NATO tidak boleh melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Israel selama perang di Gaza masih berlangsung (Foto: Reuters)

ISTANBUL, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan NATO tidak boleh melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Israel. Pernyataan itu disampaikan Biden terkait pembantaian yang dilakukan militer Zionis di Jalur Gaza, Palestina.

“Sampai perdamaian menyeluruh dan berkelanjutan tercapai di Palestina, upaya kerja sama dengan Israel di NATO tidak akan disetujui oleh Turki,” kata Erdogan, saat konferensi pers di KTT NATO, di Washington DC, AS, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (12/7/2024).

Bulan lalu Erdogan mendesak negara-negara pemasok amunisi dan senjata ke Israel untuk menghentikan kerja sama. Dia menegaskan, tindakan tersebut sama dengan mendukung Israel untuk melakukan pembantaian di Gaza.

"Kami melakukan segala upaya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Inisiatif kami, termasuk semua proses hukum, terus berlanjut," kata Erdogan, saat itu.

Sebelum itu Erdogan juga menyebut pembantaian di Gaza tidak akan berhenti selama negara-negara Barat mendukung Israel. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
40 menit lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
1 hari lalu

Ini Penyebab Drone Murah Hizbullah Sulit Dicegat Senjata Canggih Israel

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Terburuk dalam Sejarah Israel, Ribuan Tentara Zionis Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal