Erdogan Kecam Tuntutan AS agar Turki Jamin Keamanan Pejuang Kurdi

Nathania Riris Michico
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

"Kita seharusnya tidak mengizinkan proses penarikan AS untuk membuka peluang baru bagi organisasi teror," kata Kalin.

Menurut Kalin, Turki tidak akan meminta izin dari siapa pun untuk melakukan operasi militer di Suriah, di tengah laporan bahwa mereka sedang bersiap untuk menyerang Kota Manbij yang dikendalikan SDF.

Sekitar 2.000 personel militer AS dikerahkan di Suriah dan pasukan darat pertama kali tiba pada musim gugur 2015.

Presiden Barack Obama saat itu mengirim sejumlah kecil pasukan khusus untuk melatih dan memberi konsultasi kepada para pejuang YPG.

Upaya seperti itu dilakukan AS setelah kelompok pemberontak Suriah yang terlibat memerangi kelompok militan ISIS dianggap tidak mampu menjalankan perannya secara sempurna.

Selama tahun-tahun berikutnya, jumlah pasukan AS di Suriah makin meningkat, dan jaringan dan lapangan udara dibangun di bagian timur laut negara itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
21 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
22 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Internasional
28 hari lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Nasional
31 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal