Erdogan Blak-blakan, Turki Rawat 1.000 Lebih Pejuang Hamas yang Luka dalam Perang Gaza

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan menyebut Turki merawat 1.000 lebih pejuang Hamas yang terluka dalam perang melawan Israel di Jalur Gaza (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkap pernyataan mengejutkan. Dia menyebut Turki merawat 1.000 lebih pejuang Hamas yang terluka dalam perang di Jalur Gaza, Palestina.

Para pejuang tersebut dirawat di berbagai rumah sakit di penjuru Turki.

Dalam konferensi pers setelah menerima kunjungan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis di Ankara, Senin (13/5/2024), Erdogan kembali menegaskan dukungannya terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Hamas, tegas Erdogan, merupakan gerakan perlawanan yang tujuannya mewujudkan kemerdekaan Palestina, bukan teroris seperti digembar-gemborkan oleh negara Barat. 

Pada kesempatan itu Erdogan juga mengungkapkan kesedihannya dengan pandangan PM Mitsotakis yang menganggap Hamas sebagai organisasi teroris.

Namun perbedaan pandangan antara Turki dan Yunani soal konflik di Gaza tak akan membuat hubungan kedua negara pecah. Kedua pihak masih bisa bekerja sama pada hal-hal yang memiliki kesamaan pandangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
14 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Internasional
15 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
15 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal