Elon Musk Dihujat gara-gara Samakan Taiwan dan China dengan Hawaii dan AS

Ahmad Islamy Jamil
CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: Ist.)

TAIPEI, iNews.id – Miliarder AS yang juga bos Tesla, Elon Musk, menuai hujatan atas pernyataannya yang secara gamblang menganggap Taiwan sebagai bagian dari China. Teguran keras itu antara lain datang dari Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu.

Musk berpendapat, Taiwan adalah bagian integral dari China alias Tiongkok. Komentar itu disampaikan pemilik platform media sosial X (sebelumnya bernama Twitter) tersebut pada All-In Summit di Los Angeles, Amerika Serikat, yang diunggah ke YouTube pekan ini.

“Kebijakan mereka (Beijing) adalah menyatukan kembali Taiwan dengan Tiongkok. Dari sudut pandang mereka, mungkin hal ini dapat dianalogikan dengan Hawaii (bagi AS) atau semacamnya,” ujar Musk.

Sayangnya, kata dia, Washington DC lewat Armada Pasifik Angkatan Laut AS telah menghentikan upaya reunifikasi Taipei dan Beijing “dengan paksa”.

Komentar Musk tersebut tak pelak membuat Menlu Wu meradang. Menurut dia, Taiwan “tidak untuk dijual”. Dalam sebuah unggahan di paltform X pada Rabu (13/92/2023) malam, Wu mengatakan bahwa dia berharap Musk dapat meminta Beijing untuk membuka akses media sosial X kepada rakyat Tiongkok.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tesla Klaim Mobil Full Self-Driving 10 Kali Lebih Aman dari Manusia, Senator AS Minta Bukti

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal