Elon Musk Akan Tutup Lembaga Bantuan Internasional AS USAID

Anton Suhartono
Elon Musk akan menutup lembaga bantuan luar negeri AS USAID (Foto: AP)

Pemerintahan Trump pada akhir pekan lalu memecat dua pejabat tinggi USAID. Mereka berusaha menghalangi perwakilan staf Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) untuk mengakses beberapa bagian gedung.

Trump kemudian berkomentar, USAID dijalankan oleh sekelompok orang gila radikal.

"Kami akan memecat mereka, kemudian kami akan membuat keputusan," kata Trump.

USAID memiliki lebih dari 10.000 staf. 

AS merupakan donor tunggal terbesar di dunia. Sepanjang tahun fiskal 2023, AS mencairkan bantuan sebesar 72 miliar dolar ke seluruh dunia untuk segala kepentingan, mulai dari kesehatan perempuan di zona konflik, akses air bersih, perawatan HIV/AIDS, keamanan energi, serta proyek-proyek antikorupsi.

PBB mengungkap, AS menyumbang 42 persen dari semua bantuan kemanusiaan sepanjang 2024.

Trump memerintahkan pembekuan atas sebagian besar bantuan luar negeri AS sebagai bagian dari kebijakan America First. Rumah sakit lapangan di kamp pengungsi Thailand, pembersihan ranjau di zona perang, serta bantuan obat-obatan untuk jutaan orang yang menderita berbagai penyakit, termasuk HIV, termasuk di antara program-program yang berisiko dihapus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal