Eks Pejabat AS: Keanggotaan Turki di NATO Layak Dipersoalkan jika Erdogan Kembali Menang Pemilu

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Keputusan Stockholm dan Helsinki untuk bergabung dengan aliansi pertahahan bentukan Amerika Serikat itu menyusul operasi militer yang diluncurkan Rusia di Ukraina pada Februari. Padahal, baik Swedia maupun Finlandia, sebelumnya mengambil posisi netral sejak era Perang Dingin.

Menurut jadwal, pemilihan umum presiden dan parlemen Turki bakal digelar pada 18 Juni nanti.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
7 menit lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Nasional
30 menit lalu

Guru Besar UGM: Ambang Batas Parlemen yang Tinggi Rusak Sistem Pemilu Proporsional

Nasional
2 jam lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Nasional
15 jam lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal