Efisiensi Anggaran, AS Mulai Pecat Ribuan PNS termasuk Departemen Pendidikan

Anton Suhartono
Pemerintah AS mulai memecat ribuan pegawai negeri sipil (PNS) badan federal serta departemen pekan ini (Foto: AP)

Meski demikian, tak mudah bagi pemerintah memberhentikan PNS yang tak memiliki catatan buruk atau melakukan pelanggaran. PNS memiliki hak proses hukum dan banding jika diberhentikan secara sewenang-wenang. 

Sementara itu pegawai yang masih dalam masa percobaan menjadi sasaran utama gelombang pemecatan hari Kamis kemarin. Secara hukum posisi mereka lemah.

Namun berdasarkan isi surat elektronik yang dikirim, para penerima mendapat catatan mengenai kinerja buruk mereka.

"Badan tersebut mendapati Anda tidak layak untuk terus bekerja karena kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan saat ini. Kinerja Anda belum memadai untuk bisa bekerja lebih lanjut di badan tersebut," bunyi isi surat yang dikirim kepada setidaknya 45 orang yang menjalani masa percobaan di SBA.

Sebanyak 160 karyawan baru di Departemen Pendidikan juga mendapat surat yang sama. 

Isi surat menyebutkan, kelanjutan tugas mereka tidak akan menguntungkan bagi kepentingan publik. Bahkan Trump berencana menutup departemen pendidikan.

Sekitar 100 karyawan masa percobaan GSA juga menerima surat PHK pada Rabu. Seorang karyawan mengatakan masa percobaannya sebenarnya berakhir bulan depan, namun dia menerima surat PHK dan tak bekerja lagi mulai Jumat ini.Padahal hasil penilaian kinerjanya disebutkan sangat baik. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

12 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

1 hari lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal