Dulu Saling Bunuh, Kini Taliban Ajak Mantan Pasukan Afghanistan Didikan Amerika Bergabung

Anton Suhartono
Zabihullah Mujahid ajak mantan pasukan keamanan Afghanistan bergabung ke militer (Foto: Reuters)

Dia menambahkan, siapa pun pihak yang mengangkat senjata dan melawan akan dianggap sebagai musuh. Jatuhnya Panjshir, lanjut dia, merupakan akhir dari pusaran perang yang selama puluhan tahun menghantui Afghanistan.

"Perang telah berakhir, negara ini keluar dari krisis. Sekarang saatnya untuk perdamaian dan rekonstruksi. Kami membutuhkan orang-orang untuk mendukung kami," tuturnya.

Taliban akan mengumumkan pemerintahan baru dalam waktu dekat. Menurut Mujahid, pemerintahan yang akan diumumkan nanti bersifat sementara dan ada kemungkinan berubah di kemudian waktu.

"Keputusan final telah diambil, kita saat ini sedang mengerjakan masalah teknis. Kami akan mengumumkan pemerintahan baru segera setelah masalah teknis diselesaikan," katanya.

Taliban saat ini sedang berupaya memulihkan operasional Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul. Bandara mulai beroperasi untuk penerbangan bantuan dan domestik sejak beberapa hari terakhir, namun akan difungsikan secara normal termasuk untuk penerbangan komersial internasional.

"Tim teknis dari Qatar, Turki, dan (Uni Emirat Arab) bekerja keras untuk memperbaiki peralatan," katanya, seraya menambahkan penerbangan internasional akan segera dibuka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

19 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

23 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

2 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

2 hari lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal