Duh, Perempuan Gaza Terpaksa Melahirkan di Jalanan saat Mengungsi dari Serangan Israel

Anton Suhartono
Temuan badan PBB mengungkap perempuan Palestina terpaksa melahirkan di jalanan saat mengungsi meninggalkan Kota Gaza (Foto: AP)

Hampir 40.000 orang mengungsi ke Gaza Selatan antara Senin dan Selasa. Sementara sejak pertengahan Agustus ada sekitar 200.000 pergerakan menuju selatan.

"Para mitra telah mendirikan tiga titik bantuan di daerah-daerah yang menampung pengungsi di Gaza selatan untuk membantu anak-anak yang terpisahkan (dari orang tua), yatim piatu, dan terluka," tuturnya.

Sejak runtuhnya kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas pada awal Maret, sebanyak 80 titik medis dan pusat perawatan kesehatan primer yang menyediakan layanan rawat jalan dan reproduksi telah terdampak. Sebanyak 65 di antaranya tidak beroperasi.

Israel, lanjut Dujarric, juga masih terus menghalangi operasi bantuan ke Gaza.

"Misi-misi lain difasilitasi tapi menghadapi hambatan di lapangan. Pintu perbatasan Zikim ditutup selama 5 hari berturut-turut," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

4 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

6 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

8 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal