Suga kemudian memperluas status darurat itu ke tujuh prefektur lainnya, termasuk Osaka dan Kyoto.
Menteri Rerformasi Administrasi dan Peraturan Jepang, Taro Kono, pada Kamis lalu mengatakan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan untuk memperpanjang keadaan darurat Covid, sepanjang itu tidak mematikan ekonomi.
“Orang-orang khawatir akan Covid-19. Tetapi banyak juga orang bunuh diri karena kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, dan tidak bisa melihat harapan. Kami perlu mencapai keseimbangan antara mengatasi Covid-19 dan mengelola ekonomi,” tuturnya.