Selain itu, Huckabee melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB serta bisa menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.
Pernyataan Huckabee itu jelas-jelas bertentangan dengan visi Presiden AS Donald Trump serta Rencana Komprehensif untuk mengakhiri konflik Gaza serta menghambat upaya untuk meletakkan landasan politik guna menjamin kedaulatan negara Palestina.
"Rencana (Trump) didasarkan pada promosi toleransi dan hidup berdampingan secara damai. Pernyataan yang berupaya melegitimasi kendali atas tanah orang lain merusak tujuan-tujuan tersebut, memicu ketegangan, dan merupakan hasutan ketimbang memajukan perdamaian," demikian isi pernyataan.
Mereka juga menegaskan kembali Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki serta tanah Arab lainnya, menolak upaya untuk mencaplok Tepi Barat atau memisahkannya dari Jalur Gaza, serta menentang perluasan aktivitas pemukiman Israel.