Dua Ahli Bom Tewas Terkena Ledakan saat Memeriksa Amunisi Bekas Perang Dunia II

Anton Suhartono
Tim forensik kepolisian Solomon memeriksa lokasi kejadian ledakan bom bekas Perang Dunia II (Foto: AFP)

HONIARA, iNews.id - Dua ahli bom asal Inggris dan Australia tewas saat memeriksa amunisi bekas Perang Dunia II yang ditemukan di Kepulauan Solomon.

Kepolisian Solomon menyatakan, kedua korban menyimpan amunisi tanpa izin di daerah permukiman Ibu Kota Honiara saat ledakan terjadi pada Minggu (20/9/2020) sore. Mereka bekerja untuk badan amal Norwegia, Norwegian People's Aid.

Kedua korban terindentifikasi sebagai pria Inggris Stephen 'Luke' Atkinson dan seorang warga Australia Trent Lee. Mereka sedang menyusun database persenjataan yang belum sempat meledak saat Perang Dunia II di negara yang menjadi medan utama pertempuran Pasifik itu.

Pejabat kepolisian Solomon Clifford Tunuki mengatakan, ledakan terjadi di kantor organisasi dan menyebut keduanya melakukan pekerjaan ilegal terhadap amunisi atau bom-bom tersebut.

"Kami tidak tahu persis apa yang terjadi dengan ledakan bom itu, tapi penyelidikan awal menunjukkan mereka memiliki beberapa UXO (bom belum meledak) di kediaman tersebut dan mereka mungkin melakukan beberapa pekerjaan UXO," katanya, dikutip dari AFP, Senin (21/9/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri

57 tahun lalu

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Polisi Temukan 13 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

12 Rumah Rusak Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, Termasuk Gereja

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 3 Masih Dicari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal