Drama Politik Hina Muslimah Bercadar di Parlemen Australia Berbuntut Kecaman

Anton Suhartono
Pauline Hanson, memicu kecaman dari sesama politisi Australia terkait aksinya mengenakan cadar sebagai bentuk penghinaan terhadap Muslimah (Foto: AP)

Pada 2017, dia pernah mengenakan burka lengkap ketika membahas isu keamanan, mengaitkannya dengan ancaman terorisme, langkah yang juga menuai kecaman luas.

Aksi Berulang, Agenda Lama

Pauline Hanson sejak lama memandang Islam sebagai budaya dan ideologi yang “tidak cocok” dengan Australia. RUU yang dia dorong berulang kali selama beberapa dekade mencerminkan agenda anti-Islam yang menjadi ciri khas politiknya.

Aksinya kali ini menunjukkan bahwa Hanson kembali menggunakan simbol agama sebagai alat agitasi politik untuk membangkitkan dukungan konstituennya, meski dianggap mengorbankan nilai kebhinekaan dan kesopanan dalam demokrasi Australia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal