DPR AS Setujui RUU Pembentukan Kantor Khusus untuk Perangi Islamofobia

Ahmad Islamy Jamil
Gedung DPR AS di Washington DC. (Foto: Reuters)

“Islamofobia memiliki cakupan global dan kita (AS) harus memimpin upaya global untuk mengatasinya,” ucapnya.

Beberapa minggu sebelumnya, beredar sebua video yang menunjukkan anggota parlemen Partai Republik bernama Lauren Boebert memanggil Omar dengan sebutan “pasukan jihad”. 

Omar adalah anggota kongres perempuan AS kelahiran Somalia. Politikus Muslim itu sudah dua kali menjabat sebagai wakil rakyat di negeri Paman Sam.

Komentar bernuansa SARA itu direspons Fraksi Parta Demokrat dengan menggelar pemungutan suara untuk melucuti Boebert dari tugas komitenya di Kongres AS. Tak hanya itu, Boebert juga menuai kritik dari rekannya sesama anggota dewan Partai Republik, Nancy Mace.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal