Donald Trump Ungkap Momen saat Penembakan: Saya Seharusnya Sudah Meninggal!

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut seharusnya sudah meninggal akibat penembakan saat kampanye Pilpres AS 2024 di Pennsilyania (Foto: Reuters)

Trump mengisahkan momen saat penembakan terjadi. Saat itu dia menoleh ke kanan untuk membaca prompter yang menyajikan teks pidato. Presiden ke-45 AS itu berbicara mengenai data imigran ilegal kepada para pendukungnya. Pada momen itulah peluru merobek sebagian kecil telinganya hingga memercikkan darah ke dahi dan pipi. Kondisinya mungkin akan berbeda jika dia melihat ke depan.

Trump melanjutkan, saat para agen Dinas Rahasia membawanya turun dari panggung, dia sebenarnya masih ingin melanjutkan pidato. Namun para agen mengatakan kondisinya tidak aman dan mereka harus membawanya ke rumah sakit.

Sementara itu Crooks diketahui sebagai anggota Partai Republik berdasarkan catatan kartu pemilih. Petugas Biro Penyelidikan Federal (FBI), lembaga yang memimpin penyelidikan kasus ini, masih berupaya untuk mengungkap misteri dari motif penembakan.

Crooks diketahui tak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Senapan AR yang digunakan saat beraksi juga diperoleh secara legal, yakni milik ayahnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

13 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

23 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

1 hari lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal