Donald Trump Sebut Pembicaraan Damai Telah Mati, Taliban Terus Perangi AS

Anton Suhartono
Taliban akan terus memerangi AS sampai angkat kaki dari Afghanistan (Foto: AFP)

Pada akhir pekan lalu Trump secara tiba-tiba membatalkan pertemuan rahasia dengan para pemimpin Taliban di fasilitas kepresidenan Camp David di luar Washington.

Dalam cuitan itu dia juga mengatakan bahwa serangan militer AS terhadap gerilyawan selama 4 hari terakhir berada pada level paling sengit.

"Selama 4 hari terakhir, kami telah memukul musuh lebih keras dibandingkan dalam 10 tahun terakhir!" cuitnya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengungkap, tentara AS telah membunuh lebih dari 1.000 militan Taliban hanya dalam 10 hari.

Sebenarnya, pada pekan lalu muncul harapan bahwa AS akan menurunkan jumlah pasukan di Afghanistan. Sebagai imbalannya, Taliban menawarkan jaminan keamanan untuk mengusir kelompok-kelompok ekstremis.

Namun pada Sabtu, Trump mengungkapkan dia membatalkan pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia mengatakan ini sebagai pembalasan atas pembunuhan seorang tentara AS oleh Taliban dalam ledakan di Kabul sepekan sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal