Donald Trump Sebut Kepastian Pemenang Pilpres AS Bisa Diketahui Berbulan-bulan

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

"Saya suka menonton televisi dan mengetahui, pemenangnya adalah? Anda mungkin tidak akan mendengarnya selama berbulan-bulan, karena ini berantakan," tuturnya, dikutip dari Reuters, Sabtu (26/9/2020).

"Sangat tidak mungkin Anda akan mendengar pemenang pada malam itu," ujarnya, melanjutkan.

Trump menambahkan, proses penghitungan suara terhambat karena menunggu sampai semua terkumpul. Saat seharusnya perolehan suaranya unggul atas kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden, para petugas masih terus menghitung.

"Sekarang mereka bisa mengatakan surat suara bisa datang terlambat," katanya.

Putusan pengadilan bulan ini mengizinkan para pejabat di Negara Bagian Michigan, Pennsylvania, Wisconsin, dan North Carolina, medan pertempuran sengit Trump dan Biden, untuk menghitung surat suara yang tiba setelah 3 November asalkan surat tersebut dikirim pada hari pemungutan suara.

Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan, lebih banyak pendukung Partai Demokrat akan memberikan suara melalui surat untuk menghindari paparan Covid-19, ketimbang datang ke tempat pemungutan suara. Sementara para pendukung Partai Republik sebaliknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal