Donald Trump Sebut Dirinya Tak Bisa Dipecat

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: Reuters)

"Hoaks pemakzulan merupakan kelanjutan dari perburuan penyihir terbesar dan paling ganas dalam sejarah negara kita, memicu kemarahan, perpecahan, dan rasa sakit luar biasa, lebih besar dari yang pernah dipahami kebanyakan orang. Sangat berbahaya bagi AS, terutama di saat yang sangat rapuh ini," ujarnya.

Sejak kerusuhan di Gedung Capitol yang menewaskan lima orang pada 6 Januari lalu, anggota parlemen Demokrat berlomba untuk mencari cara menjatuhkan Trump meskipun masa jabatannya hanya tinggal sepekan.

Politisi Demokrat menyebut Trump menempatkan pemerintahan AS dalam risiko besar. Upaya yang tengah dilakukan saat ini adalah menyiapkan dokumen pemakzulan atas tuduhan Trump menghasut pemberontakan dengan mengerahkan massa untuk menggagalkan pengesahan kemenangan Joe Biden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal