Donald Trump Pastikan Tak Ada Lockdown jika Gelombang Kedua Corona Landa AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

“Virus tidak akan hilang. Ini adalah virus yang sangat mudah menular. Pada waktu tertentu, di tempat ini atau tempat lain, selama itu masalahnya, ada risiko kebangkitan,” ucap Fauci.

Para pemimpin negara bagian di AS, telah memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga dan unit-unit bisnis sebagai upaya untuk memperlambat penyebaran virus corona. Akan tetapi, dengan merosotnya ekonomi AS di bawah penerapan aturan jarak sosial (social distancing), Trump dengan keras menyerukan kepada negara-negara bagian itu untuk memulai membuka lagi wilayah mereka.

Semua 50 negara bagian kini telah memulai tahap awal pelonggaran karantina wilayah alias lockdown, termasuk New York yang pusat pandemi Covid-19 di AS. Pembukaan karantina itu bahkan dilakukan ketika kasus infeksi virus terus meningkat di beberapa kawasan negara bagian itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal